Share on facebook
Share on twitter
Share on email

Kapan Waktu yang Tepat Mengganti UPS Data Center Anda?

Sebuah unit UPS terdiri atas berbagai komponen. Salah satu komponen utamanya adalah baterai. Karena sejumlah penyebab, baterai UPS dapat mengalami kegagalan fungsi. Akibatnya, peralatan yang terhubung dengan perangkat ini tak berjalan semestinya ketika daya listrik utama tak mengalir.

Bukan hanya baterai, ada juga beberapa komponen dalam UPS yang bisa mengalami kerusakan, misalnya kapasitor, papan sirkuit, dan sebagainya. Masalah dapat terjadi karena komponen-komponen tersebut terpapar panas atau justru berada di tempat yang terlalu lembap. Debu dan gangguan lain juga bisa membuat UPS tak berfungsi dengan normal.

Haruskah Mengganti UPS?

Apabila terjadi masalah pada unit UPS yang digunakan, wajar jika Anda bertanya kapan waktu yang tepat untuk menggantinya. Pada beberapa kasus, sebuah UPS masih bisa diperbaiki. Karena itu, akan sayang jika Anda langsung menggantinya dengan unit yang baru.

Nah, sebelum memikirkan penggantian perangkat, hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah apakah UPS memiliki fungsi yang sangat vital bagi perusahaan Anda. Jika ya, Anda tentu harus menjadikan opsi penggantian sebagai solusi utama.

Pada beberapa kasus, misalnya di rumah sakit, kegiatan operasional akan terhambat tanpa adanya UPS. Peralatan medis yang menggunakan aliran listrik akan terganggu jika terjadinya pemadaman listrik secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat membahayakan bagi pasien yang sedang kritis.

Dalam situasi seperti itu, UPS yang tidak berfungsi perlu langsung diganti demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pentingnya Perencanaan Penggunaan UPS

Langkah yang paling penting setelah mengambil sebuah keputusan adalah melakukan perencanaan. Setelah Anda memastikan bahwa perusahaan harus memiliki UPS demi keberlangsungan kegiatan operasional, jangan lupa untuk melakukan perencanaan pembelian.

Luangkanlah waktu sejenak untuk memahami kebutuhan perusahaan akan perangkat ini. Jika perlu, berdiskusilah dengan seorang konsultan independen yang sangat memahami pentingnya UPS bagi sebuah perusahaan.

Tugas seorang konsultan independen adalah membantu Anda untuk memperjelas kebutuhan dari sudut pandang yang kritis. Selain itu, konsultan UPS juga memiliki pengetahuan dan wawasan mengenai jenis-jenis UPS yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Ada beberapa topik yang bisa didiskusikan bersama konsultan independen dalam rangka merencanakan penggunaan UPS, yaitu pentingnya efisiensi energi, beban daya yang harus ditanggung, lingkungan tempat UPS dipasang, dan sebagainya.

Tanggungan Biaya Penggunaan UPS

Seiring dengan proses merencanakan jenis UPS yang akan dipasang di perusahaan Anda, tak kalah penting juga mengetahui total biaya yang diperlukan. Bukan saja anggaran untuk menyediakan unit perangkat UPS, tetapi juga termasuk biaya pemeliharaan yang harus dikeluarkan selama penggunaannya.

Biaya-biaya ini bervariasi tergantung pada distributor yang dipilih. Sebagian mungkin tidak mahal pada awal pembelian, tetapi Anda harus mengeluarkan uang yang banyak untuk kebutuhan pemeliharaan. Perlu diketahui, pemeliharaan UPS sangat penting demi memastikan fungsinya berjalan dengan baik.

Pada kasus ini, Anda mungkin harus membayar biaya tahunan yang tidak sedikit. Bukan hanya untuk mengoperasikan perangkat, tetapi juga mendinginkan sistem yang digunakan. Distributor secara tidak langsung membuat Anda membayar cukup besar, meskipun harga unit UPS terbilang murah.

Bukan hanya itu, Anda pun perlu waspada pada kondisi baterai UPS yang akan digunakan. Komponen baterai yang buruk mau tidak mau harus diselesaikan dengan pergantian baterai dalam waktu yang cepat. Hal ini tentu tidak menguntungkan bagi pengeluaran bisnis Anda.

Karena itu, dalam perencanaan yang sedang disusun, sangat penting untuk menghitung jumlah biaya yang harus dikeluarkan secara keseluruhan. Jika biaya awal mahal, tetapi pemeliharaan lebih praktis, Anda bisa saja mempertimbangkannya demi penghematan pengeluaran.

Pahami Perubahan Bisnis ke Depan

Perusahaan yang menggunakan UPS tentu telah mengetahui pentingnya kehadiran perangkat ini dalam operasional. Demikian pula perusahaan menyadari risikonya jika UPS tak berfungsi atau tak tersedia.

Akan tetapi, perusahaan kadang mengalami perubahan dari waktu ke waktu, terutama bisnis yang masih dalam tahap berkembang. Dalam situasi seperti itu, mungkin bagi Anda untuk mengenyampingkan penggunaan UPS. Pasalnya, perangkat ini mungkin tidak akan dibutuhkan pada masa mendatang.

Karena itu, Anda perlu menetapkan sejak awal visi bisnis Anda ke depan. Apabila mengalami perubahan pun, tidak sampai membuat model bisnis berubah dengan signifikan. Jadi, ketika memutuskan untuk menggunakan UPS dengan biaya yang besar, hal ini tidak menjadi sia-sia.

Khusus bagi bisnis yang telah mapan, risiko perubahan model bisnis tetap ada, tetapi biasanya tidak melenceng terlalu jauh.

Pilihan Mengganti Ganti Baterai Atau UPS

Selain mengganti UPS secara keseluruhan, Anda juga memiliki opsi untuk mengganti baterainya saja. Pada perangkat ini, baterai memiliki peran yang sangat penting. Sering kali, masalah pada UPS terjadi karena baterai sudah tak berfungsi dengan baik.

Agar tak bingung, Anda tentu perlu mengetahui kondisi baterai perangkat yang digunakan saat ini. Masalah yang terjadi biasanya gagal fungsi sehingga ketika daya utama terputus, peralatan elektronik juga ikut berhenti beroperasi.

Ada pula masalah berupa menurunnya kapasitas baterai. Sebagai contoh, jika UPS bisa bertahan selama 15 menit sebelum daya alternatif disambungkan, sekarang tak selama itu. Hal tersebut dapat menjadi sumber kerugian bagi Anda, terutama jika perangkat sumber daya alternatif butuh waktu lama untuk dapat digunakan.

Setelah mengamati dan memperhatikan kondisi baterai, Anda baru bisa memutuskan pilihan untuk mengganti komponen dan menggunakan UPS kembali atau justru membeli unit UPS baru.

Keduanya tentu memiliki konsekuensi yang berbeda. Untuk membeli unit baru, ada sejumlah biaya yang harus disediakan. Namun, perangkat dapat digunakan secara maksimal karena masih berada dalam kondisi terbaik.

Salah satu masalah yang mungkin terjadi ketika Anda mengganti baterainya saja adalah spesifikasinya tidak cocok dengan unit UPS. Tiap UPS memang harus dikombinasikan dengan baterai yang sesuai supaya perangkat ini dapat berfungsi dengan baik.

Ketahui Masa Pakai Perangkat UPS

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk mengganti perangkat UPS? Cara yang paling mudah untuk mengetahuinya adalah mengenal perangkat tersebut secara mendalam. Hal ini termasuk masa pakai perangkat pada kondisi yang normal. Ada UPS yang bisa digunakan selama jangka waktu 3-5 tahun. Namun, ada pula yang kurang dari itu.

Biasanya, produsen UPS telah memperkirakan masa pakai perangkat sesuai dengan kapasitas jenis yang telah diproduksi. Hal ini berkaitan dengan kemampuan komponennya dalam menjalankan fungsi-fungsi UPS.

Nah, jika perangkat ini tetap berfungsi normal, tetapi hampir mencapai batas masa pakainya, ada baiknya Anda mempersiapkan solusi. Jika UPS mengalami kegagalan sewaktu-waktu, Anda pun telah siap sehingga terhindar dari kerugian karena kerusakan peralatan elektronik.

Untuk mengganti baterai, Anda bisa memanfaatkan jasa spesialis pergantian battery UPS Liebert Vertiv Terbaik di Jakarta. Dengan layanan yang disediakan, urusan pergantian baterai UPS tidak akan menjadi masalah besar. Bahkan, Anda tak perlu khawatir dengan baterai yang tidak cocok dengan unit UPS yang digunakan.

Make a Request

Ready to get started? Talk to a consultant and make your requests.

Make a Request

REQUEST FOR SERVICES

Ready to get started? Talk to a consultant and make your requests.

Make a Request

Make a Request

Ready to get started? Talk to a consultant and make your requests.

Make a Request
Live Chat