PANDUAN LENGKAP UNTUK MENENTUKAN KOMPUTER SERVER YANG TEPAT

Anda pemilik perusahaan yang sedang mempertimbangkan memasang komputer server? Berencana menghubungi penyedia layanan data center di Indonesia untuk menangani instalasi tetapi masih belum yakin? Ada baiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu hal-hal apa saja perlu diperhatikan untuk menentukan komputer server yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Simak panduannya berikut ini.

Tentukan Jenis Server sesuai Kebutuhan

Sebelum masuk ke pembahasan tentang perangkat keras atau hardware yang dibutuhkan, pertama-tama tentukan dulu jenis server yang ingin Anda pasang. Untuk penggunaan dalam kantor atau perusahaan, ada tiga jenis server yang paling umum digunakan: web server, mail server, dan FTP server.

Web Server

Sesuai namanya, server web adalah perangkat keras atau lunak yang menyimpan, memproses, dan mengirimkan halaman web ke klien. Komunikasi antara server web dengan klien menggunakan Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan umumnya berbentuk dokumen HTML.

Jika situs web perusahaan Anda memiliki beban yang cukup berat dan Anda khawatir dengan keamanan data perusahaan jika menggunakan jasa shared hosting, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk memasang server web lokal. Dengan begitu, Anda bisa mengatur sendiri fitur-fitur keamanan data yang ingin Anda implementasikan pada server Anda.

Mail Server

Salah satu jenis server yang paling umum untuk internal perusahaan adalah mail server. Sesuai namanya, mail server atau mail transfer agent (MTA) memiliki tugas memfasilitasi pengiriman dan penerimaan surat elektronik.

Biasanya, mail server yang digunakan pengguna hanya berwujud client program yang diinstal di komputer pengguna. Karena prinsip kerjanya mengatur sirkulasi surat elektronik dari dan ke luar jaringan internal perusahaan, wujud fisik mail server biasanya dikelola oleh perusahaan penyedia layanannya saja.

FTP Server

FTP atau File Transfer Protocol dalam sebuah jejaring komputer meregulasi sirkulasi file dari server ke client atau sebaliknya. Istilah FTP server biasanya mengacu kepada program FTP itu sendiri, sedangkan untuk pangkalan datanya biasanya disebut sebagai data center.

Pelajari Perangkat Keras yang Dibutuhkan

Selayaknya perangkat komputer pada umumnya, komputer server terdiri dari tiga komponen inti: central processing unit (CPU), random access memory (RAM), dan media penyimpanan (Storage). Namun, karena server membutuhkan daya komputasi yang jauh lebih tinggi dari komputer biasa, perangkat keras yang dibutuhkan memiliki standarisasi tersendiri.

Central Processing Unit (CPU)

Central processing unit (CPU) atau prosesor adalah “otak” dari setiap komputer di mana siklus komputasi dijalankan. Baik prosesor standar maupun prosesor server dibuat menggunakan teknologi yang sama, prosesor server dirancang untuk memiliki tingkat komputasi yang lebih tinggi dan usia pakai yang lebih lama. Prosesor server yang banyak digunakan adalah prosesor seri Xeon dari Intel dan prosesor seri EPYC dari AMD. 

Motherboard

Jika prosesor adalah “otak” dari sebuah komputer, maka papan induk atau motherboard adalah “tubuh” yang menyimpan organ-organ penting dalam komputer. Motherboard memiliki fungsi utama sebagai penyedia jalur daya dan komunikasi antarkomponen. Perbedaan utama dari motherboard standar dan mainboard server terletak pada jumlah komponen yang dapat didukung.

Sebagai contoh, motherboard untuk komputer personal biasanya memiliki 1 slot CPU, 2-8 slot memori atau RAM, sejumlah slot PCIe, sejumlah slot untuk storage, dan sejumlah port untuk input atau output seperti port USB, HDMI, Ethernet, dan audio. Sementara itu, sebuah motherboard server bisa memiliki lebih dari satu slot untuk CPU, belasan slot RAM, dan puluhan slot storage.

Random Access Memory (RAM)

Meskipun kapasitas RAM yang memadai itu penting, namun dalam konteks komputer server, hal yang lebih penting adalah modul RAM yang digunakan sebaiknya memiliki teknologi Error-Correcting Code (ECC). Sesuai namanya, RAM yang dilengkapi ECC dapat mendeteksi kluster data yang corrupt dan mengoreksinya, sehingga kegagalan sistem dapat dihindari.

Media Penyimpanan (Storage)

Mirip dengan RAM, kapasitas storage yang besar memang penting, namun yang lebih penting lagi adalah apakah hard drive yang digunakan menggunakan protokol SAS atau tidak. SAS hard drive memiliki kecepatan yang pemrosesan dokumen yang lebih cepat dari hard drive piringan magnetic konvensional. Selain itu, SAS hard drive dirancang untuk pengoperasian jangka panjang sehingga cocok digunakan untuk komputer server.

Komunikasikan dengan Penyedia Layanan

Setelah Anda sudah mengidentifikasi kebutuhan server Anda, komunikasikan spesifikasi yang Anda inginkan kepada penyedia layanan data center di Indonesia yang akan menangani instalasi server Anda. Pastikan Anda menggunakan jasa perusahaan terpercaya seperti NPS Pemuda Berdikarisma, penyedia layanan IT dengan dukungan service point di 15 kota besar Indonesia.

Data Center Services