Langkah Mudah Memilih Data Center yang Adaptif terhadap Perubahan Bisnis

Perubahan bisnis adalah sebuah keniscayaan. Seiring berkembangnya zaman, aktivitas bisnis pun akan mengalami perubahan—menyesuaikan agar tetap bisa bertahan. Maka dari itu, diperlukan sistem penunjang yang mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan tersebut. Termasuk salah satunya data center.

Data center adaptable atau data center yang adaptif terhadap perubahan dalam bisnis merupakan kebutuhan penting yang harus dimiliki setiap perusahaan. Untuk itu, dalam rangka menyambut zaman yang semakin modern, berikut ini beberapa langkah mudah untuk memilih data center yang adaptif terhadap perkembangan bisnis.

Memperhatikan Infrastruktur

Langkah pertama, kamu harus memperhatikan infrastruktur yang digunakan oleh sebuah fasilitas data center. Infrastruktur merupakan satu dari tiga faktor utama yang menentukan keandalan dari suatu data center. Faktor lainnya ialah proses dan sumber daya manusia.

Oleh karena itu, pastikan data center yang dipilih memiliki infrastruktur yang fleksibel. Maksudnya, setiap kali ada perubahan, infrastruktur bisa dengan mudah menyesuaikan. Demikian halnya ketika akan menambah atau mengurangi kapasitas, hal ini dapat dilakukan tanpa harus mengutak-atik infrastruktur secara keseluruhan.

Mempertimbangkan Skalabilitas

Selanjutnya, data center adaptable dapat dinilai dari skalabilitas yang dimilikinya. Oleh sebab itu, kamu perlu mempertimbangkan hal tersebut dalam rangka memilih data center yang adaptif terhadap bisnis.

Skalabilitas merupakan kemampuan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Artinya data center yang adaptif terhadap perubahan bisnis harus memiliki kapasitas yang besar atau dapat ditingkatkan dengan mudah.

Memastikan Keamanan

Berikutnya jangan lupa untuk memastikan keamanan dari suatu data center benar-benar ketat. Seperti apa pun perubahan yang terjadi dalam bisnis, keamanan data center harus dipastikan senantiasa terjaga.

Hal ini akan melindungi berbagai informasi penting agar tidak bocor ke khalayak. Di samping itu, kamu juga harus mengiringi hal ini dengan memastikan data center tidak melanggar peraturan yang berlaku.

Memantau Teknologi

Untuk mendapat informasi tentang data center adaptable, kamu bisa memantaunya melalui teknologi yang digunakan. Data center yang mampu mendukung perubahan bisnis tentu memiliki teknologi yang canggih.

Misalnya, teknologi virtualisasi untuk menyusun sumber daya secara virtual, integrasi layanan Cloud, serta Software-Defined Infrastructure (SDI) yang memungkinkan untuk mengelola sumber daya data center melalui perangkat lunak

Melihat Pengelolaan Energi

Pengelolaan energi menjadi hal terakhir yang perlu dilihat untuk menilai apakah data center dapat adaptif terhadap perubahan bisnis atau tidak. Jadi, pastikan data center yang hendak dipilih memiliki pengelolaan energi yang baik. Artinya, energi digunakan secara optimal guna mendukung kinerja dan efisiensi data center di suatu perusahaan.

Di samping itu, data center yang baik adalah data center ramah lingkungan. Oleh karena itu, jika ada data center dengan kriteria ini, maka hal tersebut cocok untuk bisnis yang senantiasa berkembang.

Itulah beberapa langkah untuk memilih data center adaptable, yang dapat disesuaikan terhadap perubahan bisnis. Langkah-langkah tersebut harus saling melengkapi, sehingga benar-benar dapat mewujudkan fasilitas data center terbaik dan adaptif dengan perkembangan zaman. 

Nah, PT. NPS Pemuda Berdikarisma adalah perusahaan penyedia solusi data center yang mampu mewujudkan segala kebutuhan data center klien. Buat kamu yang ingin membangun data center adaptif terhadap perubahan bisnis, PT. NPS Pemuda Berdikarisma jawabannya!

Data Center Services